Kuliah Dosen Tamu Prodi Pendidikan Agama Islam

Palembang – Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang mengadakan kegiatan Kuliah Tamu dengan tema “Penguatan Karakter dan Moderasi Beragama bagi Calon Guru PAI dalam Menghadapi Tantangan Radikalisme dan Revolusi Industri 4.0,” pada hari Rabu tanggal 30 Oktober 2019, yang bertempat di gedung Rafah Tower UIN Raden Fatah Palembang. Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Raden Fatah Palembang yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Dekan 3 FITK UIN Raden Fatah Palembang Dra. Hj. Choirun Niswa, M.Ag., Ketua Prodi Pendidikan Agama Islam Alimron, M.Ag., Sekretaris Prodi Mardeli M.Ag., narasumber dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Dr. Muqowim, M. Ag., para Dosen Prodi Pendidikan Agama Islam, para tamu undangan, dan para mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam FITK UIN Raden Fatah Palembang.

Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (Alimron,M.Ag) dalam sambutannya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak FakultasIlmu Tarbiyah dan Keguruan yang telah memfasilitasi kegiatan ini, dan apresiasi yang setinggi-tingginya pada narasumber bapak Dr.Muqowim, M.Ag (Dosen/Wakil Dekan III FITK UIN SukaYogyakarta) yang telah berkenan hadir memberikan materi. Sesuai dengan tema kuliah tamu ini, beliau menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah untuk penguatan karakter bagi semua peserta khususnya para mahasiswa yang akan menjadi guru di revolusi industri 4.0 yang penuh tantangan radikalisme. Penting sekali bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam untuk mempunyai karakter yang  baik dan sikap moderasi dalam beragama, ujarnya.

Wakil Dekan 3 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang dalam sambutannya yang sekaligus membuka kegiatan ini menyampaikan permohonan maaf dari Dekanyang berhalangan hadir karena sedang bertugas di luar kota. Beliau juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang temanya up to date dan sangat penting ini. Penguatan pendidikan karakter  sangat penting untuk lebih memahami makna moderat, toleransi, dan inklusif dalam menghadapi tantangan radikalisme dan liberalisasme di era milenial, oleh karena itu peserta harus mengikuti kuliah ini dengan baik, tambahnya.

Kegiatan opening ceremony ini diakhiri dengan sesi foto bersama sekaligus pemberian cinderamata kepada narasumber, yang dilanjutkan dengan penampilan seni hadroh Tarbawi PAI yang dipersembahkan dengan sangat apik oleh mahasiswa program studi PAI, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber.

Sumber : HUMAS-PAI (madi)

X